Pemberian Posisi Semi Fowler untuk Menurunkan Sesak Nafas pada Kasus Tuberculosis Paru di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar

Authors

  • Cut Dwi Octaviona Fasya Akademi Keperawatan Kesdam I/BB Pematangsiantar Author
  • Lismawati Lismawati Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v1i3.61

Keywords:

Pola nafas tidak efektif , posisi semi fowler , frekuensi pernapasan , Tuberkulosis Paru (TB Paru)

Abstract

Tuberculosis paru adalah penyakit infeksi bakteri yang dapat menular melalui drplet (air liur). Bakteri yang ditularkan disebut juga dengan Mycobacterium Tuberculosis. Gejala yang biasa muncul pada penderita Tuberkulosis Paru yaitu sesak nafas, batuk berdahak disertai adanya darah, demam saat malam hari saja, dan peningkatan frekuensi pernapasan. Tindakan non farmakologi yang dilakukan untuk pasien Tuberkulosis Paru yaitu Pemberian Posisi Semi Fowler. Desain penelitian ini menggunakan metode study kasus, metode sampling yang digunakan adalah purpose sampling. Sampel yang diambil sebanyak 2 responden, penelitian ini diambil melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tindakan keperawatan pemberian posisi semi fowler selama 3 hari kepada Tn. A dan Tn. B didapatkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada Tn. A 28 x/menit menjadi 21 x/menit sedangkan pada Tn. B 27 x/menit menjadi 21 x/menit. Kesimpulan tindakan nonfarmakologis pemberian posisi semi fowler efektif untuk menurunkan sesak napas pada penderita Tuberkulosis Paru.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

10-09-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pemberian Posisi Semi Fowler untuk Menurunkan Sesak Nafas pada Kasus Tuberculosis Paru di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. (2024). Science: Indonesian Journal of Science, 1(3), 391-397. https://doi.org/10.31004/science.v1i3.61

Similar Articles

11-20 of 200

You may also start an advanced similarity search for this article.