Hubungan Pola Makan dan Tingkat Stres dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 1 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/science.v1i4.143Keywords:
Pola Makan , Status Gizi , Tingkat StresAbstract
Pemenuhan kebutuhan gizi berperan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikis, karena pemenuhan zat gizi pada remaja perlu diperhatikan. Hal ini akan mempengaruhi status gizi pada remaja. Pola makan dan tingkat stres dapat memengaruhi status gizi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini siswa kelas X dan XI berjumlah 774 orang, dengan sampel sebanyak 98 sampel. Menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Pengambilan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), Depression Anxiety Stress (DASS 42), pengukuran berat badan dan tinggi badan dengan alat timbangan dan microtoice. Hasil penelitian ini terdapat 67 responden (68,4%) memiliki status gizi normal, 68 responden (69,4%) memiliki pola makan yang baik, dan 68 responden (69,4%) tidak mengalami stres. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Diharapkan untuk dapat mengatur pola makan dan tingkat stres pada remaja agar tetap memiliki status gizi normal.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Maharani Nilam Okti Nur Afrinis, Fitri Apriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









