Faktor Karakteristik Individu dan Pekerjaan yang Berhubungan dengan Keluhan Fotokeratitis pada Pekerja Pengelasan di Bengkel Las Kecamatan Jagakarsa Tahun 2024

Authors

  • Fakhri Khusaini Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author
  • Arif Setyawan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v1i3.133

Keywords:

Pengelasan , Intensitas Radiasi Sinar UV , Fotokeratitis

Abstract

Fotokeratitis merupakan peradangan akut pada kornea dan konjungtiva yang muncul setelah terpapar percikan api pengelasan yang menghasilkan sinar Ultraviolet. Pekerja pengelasan termaksud salah satu pekerjaan yang berisiko pekerjanya mengalami fotokeratitis akibat radiasi sinar UV pengelasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor karakteristik individu dan pekerjaan yang berhubungan dengan keluhan fotokeratitis pada pekerja pengelasan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data primer. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 pekerja dari total populasi. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji chi square. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Penggunaan alat pelindung mata (P-value = 0,0001), Jarak Pengelasan (P-value = 0,028), Lama Paparan (P-value = 0,012) dengan keluhan fotokeratitis. Serta tidak ada hubungan antara Masa Kerja (P-value = 1,000), Usia (P-value = 0,144) dengan keluhan fotokeratitis. Disarankan agar pekerja tidak terlalu dekat dengan sumber radiasi ketika bekerja, serta menggunakan alat pelindung mata yang sesuai dengan standar khusus pengelasan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-09-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Faktor Karakteristik Individu dan Pekerjaan yang Berhubungan dengan Keluhan Fotokeratitis pada Pekerja Pengelasan di Bengkel Las Kecamatan Jagakarsa Tahun 2024. (2024). Science: Indonesian Journal of Science, 1(3), 945-953. https://doi.org/10.31004/science.v1i3.133