Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Asthenopia pada Penjahit Garmen di PT. X Tahun 2024

Authors

  • Deniya Mega Eka Saputri Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author
  • Arif Setyawan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v1i3.128

Keywords:

Keluhan asthenopia, Penjahit, Pencahayaan

Abstract

Asthenopia yang juga dikenal sebagai kelelahan mata adalah ketegangan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan melihat dalam waktu yang lama dan disertai dengan kondisi penglihatan yang tidak nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif asthenopia pada penjahit garmen. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah keluhan asthenopia, usia, kelainan refraksi mata, masa kerja, durasi kerja, dan pencahayaan. Jenis metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian adalah 75 pekerja penjahit garmen dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI) dan dilakukannya pengukuran menggunakan lux meter. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 75 responden yang mengalami keluhan asthenopia sejumlah 41 (54,7%), serta terdapat hubungan antara keluhan asthenopia dengan usia (Pvalue = 0,000), kelainan refraksi mata (Pvalue = 0,013), masa kerja (Pvalue = 0,001) dan pencahayaan (Pvalue = 0,034). Disarankan untuk memperbarui tingkat pencahayaan yang sesuai standar, memberikan pengaturan waktu istirahat serta pelatihan pada para penjahit untuk menghindari keluhan asthenopia.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-09-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Asthenopia pada Penjahit Garmen di PT. X Tahun 2024. (2024). Science: Indonesian Journal of Science, 1(3), 961-968. https://doi.org/10.31004/science.v1i3.128

Similar Articles

1-10 of 18

You may also start an advanced similarity search for this article.