Pemberian Terapi Slow Deep Breathing untuk Menurunkan Intensitas Nyeri pada Pasien Post Kraniotomi Cedera Kepala di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar

Authors

  • Zuhtriana Nirwani Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar Author
  • Wulan Sari Purba Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Pematangsiantar Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v1i3.78

Keywords:

Cedera Kepala, Post Kraniatomi, Slow Deep Breathing, Intensitas Nyeri

Abstract

Cedera kepala adalah gangguan traumatik dari kegunaan otak yang disertai dengan perdarahan interstisial dalam substansi otak, tanpa putusnya kontinuitas pada otak. Klien yang didiagnosa post kraniatomi cedera kepala memiliki gejala pasca trauma yaitu gangguan rasa nyaman nyeri. Teknik slow deep breathing merupakan teknik yang dapat diterapkan untuk mengatasi nyeri. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan dalam pemberian teknik slow deep breathing pada klien dengan post krniatomi untuk menurunkan intensitas nyeri. Desain penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 klien dengan post kraniatomi cedera kepala yang dirawat di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah format pengkajian keperawatan gawat darurat, SOP slow deep breathing, lembar evaluasi, skala numerik. Data dikumpulkan dengan cara interview, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil pengkajian didapatkan klien mengatakan nyeri pada area post operasi kraniatomi, nyeri seperti ditusuk-tusuk, skala nyeri 6 dan 7, klien tampak meringis dan gelisah. Intervensi yang disusun yaitu manajemen nyeri dan implementasi yang diterapkan adalah terapi slow deep breathing. Evaluasi didapatkan bahwa skala nyeri berkurang pada klien 1 dari skala nyeri 6 ke skala nyeri 3, pada klien 2 dari skala nyeri 7 ke skala nyeri 3. Kesimpulan pemberian teknik slow deep breathing efektif menurunkan intensitas nyeri pada klien dengan post kraniatomi cedera kepala. Saran slow deep breathing diharapkan dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post kraniatomi cedera kepala.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-09-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pemberian Terapi Slow Deep Breathing untuk Menurunkan Intensitas Nyeri pada Pasien Post Kraniotomi Cedera Kepala di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. (2024). Science: Indonesian Journal of Science, 1(3), 491-498. https://doi.org/10.31004/science.v1i3.78

Similar Articles

51-60 of 67

You may also start an advanced similarity search for this article.