Prevalensi Kehamilan Risiko Tinggi di Kabupaten Cilacap Tahun 2024

Authors

  • Yogi Andhi Lestari Universitas Al-Irsyad Cilacap Author
  • Sohimah Sohimah Program Studi Kebidanan, Universitas Al-Irsyad Cilacap Author
  • Frisca Dewi Yunadi Program Studi Kebidanan, Universitas Al-Irsyad Cilacap Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/sciencejurnalkesehatanmasyarakatdanteknologiterapan.v2i6.417

Keywords:

Kehamilan risiko tinggi, Anemia, KEK, Usia maternal, Puskesmas

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi yang memerlukan deteksi dini karena berkaitan dengan komplikasi maternal dan neonatal. Penelitian ini bertujuan menggambarkan prevalensi kehamilan risiko tinggi di Kabupaten Cilacap tahun 2024 berdasarkan usia ibu, anemia, dan kekurangan energi kronis (KEK), serta variasinya menurut puskesmas. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder 21.542 ibu hamil dari laporan puskesmas. Risiko tinggi didefinisikan apabila ibu hamil berusia <20 tahun atau >35 tahun, Hb <11 g/dL, atau LILA <23,5 cm. Analisis dilakukan secara univariat dengan menghitung frekuensi dan prevalensi. Hasil menunjukkan prevalensi kehamilan risiko tinggi sebesar 37,37%. Faktor risiko yang paling banyak ditemukan adalah usia risiko (16,71%), KEK (16,03%), dan anemia (11,98%). Prevalensi tertinggi ditemukan di Puskesmas Cilacap Utara II (56,36%), Cilacap Selatan II (53,97%), dan Jeruklegi II (52,03%). Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan skrining antenatal berbasis wilayah.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

26-07-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Prevalensi Kehamilan Risiko Tinggi di Kabupaten Cilacap Tahun 2024. (2026). Science: Indonesian Journal of Science, 2(6), 731-738. https://doi.org/10.31004/sciencejurnalkesehatanmasyarakatdanteknologiterapan.v2i6.417

Similar Articles

11-20 of 174

You may also start an advanced similarity search for this article.