Hubungan Konsumsi Garam dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi pada KelompokUsia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun LengkokDesa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang
DOI:
https://doi.org/10.31004/science.v2i3.372Keywords:
Konsumsi Garam , Pola Makan , Hipertensi , Usia Dewasa (45-59 Tahun)Abstract
Data WHO (2022) mencatat sekitar 972 juta orang atau 15,4% menderita hipertensi. Salah satu faktor risiko hipertensi yang paling berpengaruh adalah konsumsi natrium atau garam dan pola makan yang tidak sehat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi garam dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22-28 oktober 2025 di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 218 orang responden kelompok masyarakat usia dewasa (45-59 tahun) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat pengukuran tekanan darah (Sphygmomanometer). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku konsumsi garam (p value = 0,003) dan pola makan (p value = 0,002) dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (45-59 tahun) di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Diharapkan kepada responden untuk mengubah pola hidupnya kearah yang lebih sehat, terutama tidak konsumsi garam berlebihan, mengurangi frekuensi konsumsi makan berlemak.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mardha Tillah Mawaddha, Muhammad Nurman, Endang Mayasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









