Pengaruh Latihan Stimulasi Sensomotorik dan Exergame-Virtual Reality terhadap Fungsi Motorik Ekstremitas Atas dan Bawah pada Pasien Pasca Stroke di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional
DOI:
https://doi.org/10.31004/science.v2i3.367Keywords:
Stroke, Fungsi Motorik, Stimulasi Sensomotorik, Exergame, Virtual RealityAbstract
Gangguan motorik menjadi masalah yang sering terjadi pada pasien pasca stroke dan 55-75%
diantaranya menyebabkan adanya keterbatasan fungsional. Exergame- virtual reality merupakan
metode intervensi yang saat ini banyak digunakan untuk pemulihan fungsi motorik ekstremitas
atas, namun belum ada penelitian yang menggabungkan pengaruh exergame-virtual reality
terhadap fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah. Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan
stimulasi sensomotorik dan exergame-virtual reality terhadap fungsi motorik ekstremitas atas
bawah pada pasien pasca stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan
one group pre-posttest. Penelitian dilakukan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Sampel penelitian
sebanyak 13 orang. Pengukuran fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah menggunakan Fugl
Meyer Assessment (FMA) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Uji paired sample t-test terhadap
fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah sebelum dan sesudah intervensi didapat p-value 0,004
(<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh stimulasi sensomotorik dan exergame-virtual reality
terhadap fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah pasien pasca stroke di RS PON.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahma Aghnia Tazkiriani, Nia Kurniawati, Erna Sariana, Rovika Trioclarise

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









