Implementasi Kegel Exercise Terhadap Penurunan Inkontinensia Urine pada Lansia di UPT Yansos Tunarungu, Wicara Dan Lanjut Usia
DOI:
https://doi.org/10.31004/science.v2i1.308Keywords:
Kegel exercise, LansiaAbstract
Inkontinensia urine adalah ketidakmampuan menahan buang air kecil yang umum terjadi pada lansia di atas 60 tahun. Menurut National Association for Incontinence (2025), sekitar 200 juta orang di dunia mengalami inkontinensia urine, dengan 46 juta di antaranya adalah lansia. Salah satu penanganan non-farmakologis untuk menurunkan inkontinensia urine adalah kegel exercise, yang bertujuan menguatkan otot dasar panggul untuk meningkatkan kontrol terhadap pengeluaran urine. Penelitian deskriptif dengan desain studi kasus dilakukan pada dua klien lansia di UPT Yansos Tuna Rungu, Wicara, dan Lanjut Usia Pematangsiantar. Pada klien 1 dilakukan tanggal 22-26 April 2025 sedangkan pada klien 2 tanggal 26-30 Mei 2025. Instrumen yang digunakan meliputi format pengkajian keperawatan gerontik, SOP Kegel exercise, lembar observasi dan lembar informed consent. Setelah 5 hari pelaksanaan kegel exercise, terdapat penurunan gejala inkontinensia urine dan frekuensi buang air kecil (BAK) pada klien yaitu Tn. H menurun dari 12 x/hari menjadi 8 x/hari, dan pada Tn. S dari 20 x/hari menjadi 14 x/hari. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam kontrol terhadap pengeluaran urine. kegel exercise efektif untuk menurunkan gejala inkontinensia urine pada lansia. Dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan oleh petugas dalam melakukan latihan kegel exercise pada lansia
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ayunda Nestari Sitopu, Astika Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









