Studi Perbandingan Karakteristik Fisik (Warna, Aroma, Tekstur, Busa) dan Kemampuan Antibakteri Sabun Cuci Tangan yang terbuat dari Minyak Jelantah dan Minyak Kelapa

Authors

  • Afiah Azro Aziz Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Nina Widiya Nengsih Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Sandrina Amalia Anggraeni Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Zahra Dhabitha Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v2i1.295

Keywords:

Minyak Jelantah, Minyak Kelapa , abun Cair , Karakteristik Fisik , Uji Kualitas Sabun

Abstract

Penggunaan minyak goreng yang semakin meningkat di tingkat rumah tangga turut menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat mencemari lingkungan, khususnya tanah dan air. Di sisi lain, minyak kelapa dikenal kaya akan asam lemak rantai sedang seperti asam laurat yang berperan sebagai antibakteri alami. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sifat fisik dan potensi antibakteri sabun cuci tangan cair yang dibuat dengan bahan dasar minyak jelantah maupun minyak kelapa. Proses pembuatan sabun dilakukan melalui metode saponifikasi menggunakan larutan KOH, lalu ditambahkan pewangi alami untuk meningkatkan daya tarik produk. Setelah sabun terbentuk, dilakukan pengamatan secara visual dan sensorik terhadap warnanya, aromanya, teksturnya, serta kemampuan membentuk busa. Selain itu, uji aktivitas antibakteri dilakukan secara sederhana dengan cara mengekspos sabun pada permukaan benda yang terpapar udara bebas, kemudian diamati pertumbuhan mikroorganismenya secara kualitatif. Hasil menunjukkan sabun yang dibuat dari minyak kelapa memiliki warna lebih terang, aroma lebih harum, serta tekstur lebih kental dan lembut dibandingkan sabun dari minyak jelantah, meskipun kedua nya menghasilkan busa dalam jumlah hampir sama. Kedua jenis sabun juga terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada uji awal yang dilakukan. Temuan ini memperlihatkan bahwa minyak jelantah tetap memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif sabun cair cuci tangan yang tidak hanya lebih terjangkau, tetapi juga mendukung upaya pengurangan limbah rumah tangga dan pelestarian lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-07-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Studi Perbandingan Karakteristik Fisik (Warna, Aroma, Tekstur, Busa) dan Kemampuan Antibakteri Sabun Cuci Tangan yang terbuat dari Minyak Jelantah dan Minyak Kelapa. (2025). Science: Indonesian Journal of Science, 2(1), 84-91. https://doi.org/10.31004/science.v2i1.295

Similar Articles

61-70 of 167

You may also start an advanced similarity search for this article.