Faktor-faktor yang Berubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-23 Bulan di Desa Padang Mutung
DOI:
https://doi.org/10.31004/science.v1i3.114Keywords:
Diare , Imunisasi , Keberagaman Pangan , Pengetahuan Ibu , WastingAbstract
Wasting merupakan masalah malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian pada balita. Saat ini, wasting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Padang Mutung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu dan balita yang berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 100 responden, terdapat 70 responden (70%) tidak mengalami wasting, 52 responden (52%) tidak menderita diare, 75 responden (75%) mengkonsumsi pangan beragam, 60 (60%) responden pengetahuan ibu baik, 64 responden (64%) dengan riwayat kelengkapan imunisasi lengkap. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara diare (p value = 0,008), riwayat imunisasi (p value = 0,010) terhadap kejadian wasting. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita wasting untuk meningkatkan pengetahuan dan selalu aktif mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan agar status gizi terkontrol dan ditangani secara baik.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rika Rosvita Sari, Syafriani, Wanda Lasepa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









