Analisis Pengaruh Jenis Minyak Jelantah Terhadap Ketahanan Lilin Aromaterapi

Authors

  • Wihdah Dwi Fathani Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Rhea Khairiah Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Latifa Marwaatul Aini Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/science.v2i1.289

Keywords:

Limbah , minyak jelantah , lilin aromaterapi , ketahanan pembakaran

Abstract

Limbah minyak jelantah yang tidak dimanfaatkan dengan baik dapat mencemari lingkungan. Salah satu cara pemanfaatannya yaitu dengan mengolahnya menjadi lilin aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis minyak jelantah terhadap ketahanan lilin aromaterapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif. Adapun jenis minyak jelantah yang digunakan, yaitu minyak kelapa bekas rumah tangga, minyak sawit bekas rumah tangga, minyak sawit bekas goreng ayam, dan minyak sawit bekas gorengan. Minyak tersebut dicampur dengan soy wax dan essensial oil, lalu dicetak menjadi lilin aromaterapi. Ketahanan lilin diuji berdasarkan sisa tinggi lilin setelah pembakaran selama 90 menit. Hasil menunjukkan bahwa lilin dari minyak kelapa bekas memiliki ketahanan terbaik (2,4 cm), sedangkan minyak sawit bekas goreng ayam menunjukkan ketahanan terendah (1,4 cm). Perbedaan ketahanan ini dipengaruhi oleh karakteristik kimia dan kondisi minyak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh suhu pemanasan, metode pemurnian, dan penggunaan zat aditif terhadap kinerja lilin aromaterapi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

11-07-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Pengaruh Jenis Minyak Jelantah Terhadap Ketahanan Lilin Aromaterapi. (2025). Science: Indonesian Journal of Science, 2(1), 59-63. https://doi.org/10.31004/science.v2i1.289

Similar Articles

1-10 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.